BANTEN — Stasiun Cikeusal menjadi titik dengan volume pengguna Kereta Petani dan Pedagang tertinggi dalam catatan KAI Commuter hingga September 2026. Dari stasiun di Kabupaten Serang itu, operator mencatat 12.380 pengguna naik dan 11.823 pengguna turun.

Data tersebut disampaikan VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda pada 8 Oktober. Layanan di lintas Merak–Rangkasbitung digunakan untuk perjalanan menuju pasar, membawa hasil pertanian, dan aktivitas perdagangan warga.

Rangkasbitung ikut mencatat mobilitas warga

Sebagai pembanding, catatan di Stasiun Rangkasbitung mencapai 9.247 pengguna naik dan 9.926 pengguna turun. Seluruh layanan Kereta Petani dan Pedagang mencatat lebih dari 42,3 ribu pengguna sepanjang 2026 hingga September, menurut operator.

Cara membaca angka pengguna

Angka naik dan turun merupakan catatan penggunaan layanan. Rilis tersebut tidak menjelaskan apakah setiap orang dihitung hanya sekali selama periode pengamatan. Karena itu, angka tersebut tidak boleh langsung dibaca sebagai jumlah warga yang berbeda atau bukti kenaikan pendapatan mereka.

KAI Commuter menyatakan layanan akan terus dievaluasi. Bagi masyarakat sekitar stasiun, kecocokan waktu perjalanan dengan aktivitas pasar dan kemudahan membawa barang merupakan hal yang dapat menjadi bahan masukan kepada operator. Artikel ini merangkum data publik, bukan wawancara langsung dengan penumpang.

Sumber & catatan editorialDisusun dari sumber publik tertaut yang diperiksa 9 Oktober 2026, bukan wawancara atau liputan lapangan. Tanggal peristiwa disebutkan dalam artikel. Foto arsip/konteks berizin diberi keterangan sesuai sumber aslinya.
KAI Commuter — keterangan Karina Amanda, 8 Oktober 2026 · BantenTV — laporan data penggunaan layanan, 8 Oktober 2026 · Foto arsip/konteks — Muhammad Rizky Pratama at Indonesian Wikipedia · Lisensi foto CC BY 3.0