Pasuruan memiliki cerita batik yang berakar pada lingkungan dan sejarah daerahnya. Salah satu identitas yang dikenal adalah Batik Pasedahan Suropati, dengan daun sirih dan burung kepodang sebagai unsur motif utama.
Laporan detikJatim menelusuri pembatikan setempat sejak Batik Kawung Tembokan sekitar 1950. Perkembangan Pasedahan Suropati pada 2003 kemudian memberi ruang bagi identitas daerah yang lebih kuat.
Posisi Pasuruan di pesisir utara Jawa juga membentuk pertemuan budaya dan pilihan warna. Nuansa pesisir dapat hadir bersama inspirasi dari kawasan pegunungan dalam satu kain.
Mengenali nama motif membantu pembaca melihat batik lebih dari sekadar corak. Di dalamnya terdapat jejak lingkungan, keterampilan perajin, dan cara masyarakat menyampaikan cerita tentang daerah mereka.


