TANGERANG — Lima pelajar Indonesia menorehkan prestasi pada International Olympiad on Astronomy and Astrophysics atau IOAA 2026 di Hanoi. Siaran pers Kemendikdasmen pada 7 Oktober mencatat delegasi membawa pulang tiga medali perunggu, satu Honorable Mention, dan penghargaan Winner of the Poster Competition.
Medali perunggu diraih Muhammad Zhafif dari SMAS Kharisma Bangsa Tangerang Selatan, Khalil Azyumardi Abnel dari MAN 1 Pekanbaru, serta Yugo Deandra Wirayudha dari SMA Negeri 1 Purwokerto. Muhammad Bagir dari SMA Negeri 8 Jakarta memperoleh Honorable Mention.
Muhammad Faiz Rahman dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan Kabupaten Sukabumi ikut meraih Winner of the Poster Competition secara tim lewat karya berjudul “VGOS in SEA, and the FUTURE of HUMANKIND.”
Menurut Kemendikdasmen, para peserta melewati proses berjenjang yang dimulai dari Olimpiade Sains Nasional bidang astronomi, kemudian pembinaan dan seleksi hingga terpilih lima wakil Indonesia.
IOAA 2026 berlangsung di Hanoi dengan pusat kegiatan akademik di Phenikaa University. Ajang tersebut diikuti 320 peserta dari 66 negara.
Capaian ini memperlihatkan bahwa ketekunan belajar, pendampingan sekolah, dan pembinaan berkelanjutan dapat membuka jalan menuju panggung dunia. Artikel ini disusun dari siaran pers resmi, bukan laporan langsung dari lokasi kompetisi.
Kemendikdasmen, 7 Oktober 2026
